Bangun Landing Page yang Efektif untuk Tingkatkan Konversi

Tingkatkan Konversi

 

Landing Page merupakan sebuah web page yang dapat berdiri sendiri dan sering digunakan pada sebuah digital campaign dalam dunia marketing dan advertising. Ketika target audiens mengklik sebuah iklan di internet, mereka lalu tersambung dalam sebuah page singkat yang berisikan informasi khusus yang terfokus pada satu gol saja.

 

Apabila kita melihat sebuah website, maka di dalamnya terdapat informasi yang sangat detail, beragam, dan interaksi dengan audiens yang sangat kompleks. Sedangkan dalam sebuah halaman landing page, kita hanya terfokus pada satu informasi penting yang tujuannya hanya satu, yaitu conversion.

 

Target audiens yang datang ke halaman landing page, memang target yang benar-benar tertarik dengan produk/jasa/campaign yang sedang berjalan.

 

Funnel Campaign

Image Courtesy of Unbounce

 

Seperti yang bisa dilihat pada diagram di atas, landing page berada di funnel tengah. Prosesnya adalah setelah audiens mengklik sebuah iklan digital, mereka akan langsung diarahkan ke sebuah halaman khusus berisi informasi lebih lanjut mengenai produk/jasa/campaign yang sebelumnya telah diklik.

 

Setelah itu, target audiens bisa memutuskan untuk melanjutkan prosesnya menuju conversion atau beralih ke yang lain. Maka dari itu, landing page adalah salah satu elemen krusial untuk target audiens supaya menjadi sebuah conversion.

 

Sebetulnya tidak ada landing page yang sempurna. Tetapi setelah kami menjalankan berbagai macam testing pada sebuah landing page, kami menemukan terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan ketika ingin membuat sebuah landing page yang high converting.

 

1. Struktur landing page yang efektif.

Dalam membuat landing page, hal yang paling krusial adalah bagaimana Anda harus membuat journey dari target audiens menuju conversion dengan takaran yang pas.

 

Bagaimana takaran yang pas ini bisa tercapai? Salah satunya adalah dengan membuat struktur yang tepat dalam sebuah landing page.

 

Dengan struktur yang tepat, sangat mungkin saat target audiens anda mengunjungi landing page, hanya beberapa kali scroll ia sudah memutuskan untuk convert. Berikut ini adalah struktur sebuah Landing Page yang efektif:

 

  • Hero Section. Hero section adalah bagian yang paling atas dalam sebuah landing page. Gunakan headline yang meyakinkan dan memberikan urgency pada section ini supaya target audiens tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.

 

  • USP. Atau yang biasa dikenal dengan Unique Selling Point idealnya diposisikan pada section setelah headline. USP merupakan penjabaran mengenai keunggulan yang dimiliki oleh produk/jasa Anda yang tidak dimiliki (bersifat unik) oleh kompetitor.

 

  • Produk. Pada section ini bisa dijelaskan dengan singkat dan padat mengenai produk/jasa apa yang sedang Anda tawarkan kepada target audiens Anda. Fokus pada detail yang krusial dan dapat menambah daya jual. Tidak semua hal harus dimasukkan ke dalam landing page, karena ini bisa menjadi distraksi yang membingungkan target audiens dan membuatnya keluar dari landing page Anda

 

  • Testimoni. Pada umumnya berupa testimoni dari konsumen yang sudah pernah dan puas menggunakan produk/jasa Anda. Testimoni merupakan salah satu elemen yang powerful sehingga dapat memunculkan trust pada target audiens.

 

  • CTA. Call to Action adalah ajakan untuk target audiens dalam meyakinkan keinginannya dan mendorongnya untuk segera convert. Section ini idealnya diberi warna yang lebih mencolok dan appealing dibandingkan section lain. Gunanya supaya target audiens yang sedang berselancar, kembali diingatkan untuk segera melakukan conversion yang kita inginkan!

 

  • Contact Info. Terdapat 2 elemen terpenting dalam info kontak. Pertama adalah nomor telepon (call tracking) sangat disarankan untuk ditempatkan di pojok atas kanan Hero Section dan pada footer landing page. Kedua adalah alamat/lokasi. Idealnya lokasi menggunakan embed map dari Google Maps. Yang ketika di-klik, bisa langsung menampilkan lokasi yang dimaksud.

 

2. Gunakan Form Field yang singkat

Terdapat beberapa elemen di dalam form field yang sangat penting untuk dicantumkan. Pertama adalah Nama, No telepon, dan Email.

 

Mengapa ketiga elemen ini sangat penting? Karena ketiga elemen ini bisa membantu Anda untuk menghubungi audiens yang sudah masuk menjadi leads. Selain itu, informasi ini nantinya bisa digunakan sebagai LLA atau Look-a-Like data yang bisa membantu performa campaign digital.

 

Apabila ingin menambahkan custom field selain 3 di atas, sebetulnya masih bisa. Tetapi penggunaan field berlebihan sangat tidak direkomendasikan dalam form.

 

Hal ini dapat membuat target audiens urung mengisikan datanya dalam form karna form fieldnya yang terlalu banyak dan kompleks. Make it simple! Semakin sedikit semakin baik. Kalaupun ingin menambahkan custom field, maksimal adalah 4 custom field.

 

3. Gunakan Keywords dalam Landing Page

Penggunaan keywords dalam landing page dapat meningkatkan optimasi ditemukannya landing page dalam mesin pencarian. Idealnya, Anda bisa menambahkan keywords pada Heading, Subheading, dan body landing page.

 

Pastikan juga Anda menggunakan keyword yang digunakan dalam iklan digital Anda, karena pada umumnya target audiens mencari produk/jasa Anda melalui mesin pencarian dengan menggunakan keywords tersebut.

 

4. Gunakan Desain dan Warna yang Tepat

Gunakan desain dan creative material yang sesuai dengan Brand Guideline dari perusahaan Anda. Tujuannya untuk meningkatkan relevansi dan keselarasan antara Banner Iklan, Social Media Post, Video, dan Landing Page.

 

Di sinilah Brand Guideline atau corporate identity berperan besar untuk menentukan style desain landing page Anda.

 

5. Social Proof yang Powerful

Social proof bisa berupa testimoni pelanggan atau portfolio klien yang sudah pernah bekerjasama dengan brand Anda.

 

Testimoni yang powerful dapat membantu meningkatkan trust dan confidence pada target audiens. Sehingga membuat mereka merasa aman karena sudah ada buktinya, dan mudah untuk converts.

 

6. Mobile Friendly

Realita yang tidak bisa dipungkiri bahwa semakin hari teknologi smartphone semakin berkembang. Orang bisa dengan mudah mendapatkan informasi melalui smartphone tanpa harus repot-repot menyalakan laptop.

 

Faktanya,  96.4% masyarakat Indonesia cenderung menggunakan smartphonenya untuk mengakses internet, baik untuk mencari sesuatu atau mendapatkan informasi.

 

Itu mengapa, landing page yang ideal harus bisa beradaptasi dengan device yang digunakan oleh audience. Menu atau fitur yang disajikan dalam mobile mode harus mudah digunakan dan tidak membingungkan.

 

Layout pada mobile mode juga harus dibuat sesuai sehingga ketika dari desktop mode diubah ke mobile mode tidak memberikan kesan penuh karena resolusi layar yang kecil dan terbatas. Konten dan desain harus disesuaikan agar target audiens nyaman dalam membaca informasi di dalamnya.

 


 

Nah, dari sini kita mengerti bahwa landing page itu bukan semata-mata hanya menjajalkan segala informasi tentang jasa/ produk.

 

Tapi, bagaimana dalam satu halaman web kita bisa meyakinkan target audiens untuk melakukan tindakan yang kita ingin mereka ambil, alias melakukan conversion. Karena bagaimanapun juga, tujuan kita beriklan adalah untuk mendapatkan sales. 

 

Bagaimana? Sudah siap untuk membuat Landing Page yang efektif untuk tingkatkan penjualan Anda?

 

Rofiah Darajat

Recent posts

Kebijakan Facebook Ads 2021

Do’s & Don’ts : Kebijakan Facebook Ads 2021

  Situasi saat ini memaksa pemilik bisnis untuk membatasi kegiatan pemasarannya, hal ini karena pemerintah...
Membangun Hubungan dengan Klien

Membangun Hubungan yang Kuat dengan Calon Klien

Pertemuan pertama dengan klien menjadi sangat krusial karena mereka akan menentukan apakah akan bekerja sama...
Menyusun Strategi Digital Marketing

5 Panduan dalam Menentukan Strategi Digital Marketing Anda

Strategi digital marketing telah berkembang dari tahun ke tahun, namun memahami dan memenuhi kebutuhan para...

Subscribe to
monthly newsletters

Receive the latest product & promotions news, exclusive free content, and key industry trend reports!

Heroleads capture blog